all in here |
| Seni menghadapi Ejekan dari orang lain Posted: 22 May 2011 10:37 PM PDT Dalam kehidupan pasti sudah tidak asing kan dengan namanya ejekan? Ejekan biasanya dilakukan seseorang kepada orang lain atau suatu hal ketika ada seseorang atau hal lain yang dianggap aneh dan menurutnya lucu , tidak sesuai dan asing bagi dirinya. Seseorang sering diejek, dihina bahkan "dijatuhkan" oleh orang lain karena orang lain menganggap kita memiliki suatu yang melekat di dirinya yang dianggap oleh orang lain tidak sesuai. Misalnya :dari segi bentuk fisik, perilaku, Style, dan masih banyak hal lainnya. Terkadang orang yang mengejek sering diluar batas kewajaran dan cenderung menyakitkan dan menjatuhkan orang lain secara kasar. Tapi tidak ada hal yang tidak bias diatasi, temasuk Menerima ejekan dari orang Lain. Ejekan juga tidak harus disikapi dengan emosional tinggi(marah, dll) tapi kita harus membuat ejekan itu menjadi suatu seni. Penasaran Gan? Berikut Tips bagi Agan-Agan ketika menerima/menghadapi ejekan dari orang lain : 1.Jangan Terpancing Emosi Ketika diejek oleh orang lain Ketika kita diejek oleh orang lain, maka kita jangan terpancing emosi. Karena orang lain akan meneruskan ejekannya, dikemudian hari, karena hal itu dianggap berhasil membuat anda seolah olah "ejekan itu sesuai" dengan pribadi anda. MAKA DARI ITU KONTROL EMOSI AGAN ! Contoh kasus : Ketika ditempat umum agan dijatuhkan oleh orang lain : Eh kamu itu udah bau, jarang mandi, g pernah pakai minyak wangi, adudududu, -Agan jangan marah, respon aja gini : hahaha, gapapa dong, gue ga mubadzirin semuanya, daripada kamu, sering mandi masih bau, sering pakai minyak masih bau, (posisi ini agans skrg malah diatas, dan orang yang ngehina agan malah merasa terjatuhkan) 2. Jangan Merasa Minder dan merasa terpuruk Ketika diejek kita jangan minder dan terpuruk gan, sekali lagi buat hal itu jadi seni dan dijalanin Have Fun aja Contoh : -Ketika kita diejek di depan teman-teman atau ketika maju ke forum, didepan kelas, karena kekurangan kita ,atau kesalahan yang kita lakukan, janganlah agan grogi, minder yang membuat agan jadi dalam keadaan terpuruk, tapi cukup agan respon dengan senyum atau bilang saja itu sebagai intermezzo. -Kalau kita merasa malu, pasti akan diejek terus menerus gan 3.Ketika kita diejek, ambil celah, lalu respon balik, buat dia malu dengan kata ejekan yang dia lontarkan. Contoh : -Misalnya kita membeli barang : Agan : mbak, ada Hp E63 second Mbak : ada mas, (sambil menunjukkan hp nya) Agan: kok hpnya udah banyak banget lecetnya mbak? Yang lain ada? Mbak: (senyum sinis) ga ada mas, kalau mau kualitas bagus ya beli baru aja, (mencoba menjatuhkan kita). Agan : (jawab dengan gunakan kata* mbk td gan) kalau ane mau beli baru, gengsi dong mbak beli disini Mbak ; $$$$$$$$$ (pasti malu g bsa jawab) -Misalnya ketika dikampus atau dikelas dihina fisik atau style kita Temen : eh, gue pengen muntah Agan : knp? Temen : gara gara liat model rambut dan style loe hari ini ! Agan : (agan jangan malu dan merasa terjatuhkan, respon balik aja) kenapa? Gue manis banget yak kok loe mau muntah ? Temen : ??? Contoh 2 : Temen : muka lo hari ini kok jelek banget sih, Agan : , ia pa? Temen : beneran suer ! Agan : gpp lah, Cuma hari ini gue jelek, daripada loe dari kemaren kemaren jelek terus Temen : ??? 4. Jangan Merasa kita Kalah, Ketika kita diejek Kalau kita merasa kalah, orang lain justru semakin melunjak dan semakin mengejek kita gan ! Contoh : Kasir Toko : eh mas, ga ada kembaliannya 500 nih gmana? Agan : permen ga ada mbak? Kasir : abis mas, gmana g usah aja ya (suasana toko ramai) masa uang Cuma500 Didebat sih mas(tertawa sinis)?( mencoba menjatuhkan agan) Agan: Owh ia juga mbak, masa uang 500 didebat? Kalau gitu kasih ane uang 1000 aja mbak, dksh lbh gpp to, masa uang segitu didebat ? kasir : ???? itu tadi beberapa tips menghadapi ejekan dari orang lain terhadap kita, peganglah 4 poin diatas, ketika agan diejek oleh orang lain. Selanjutnya gunakan 4 poin diatas untuk mengembangkan Kreatifitas agan, menghadapi Ejekan yang agan terima. EJEKAN itu SENI, jadi Hadapilah Dengan SENI juga gan ! |
| Mulailah, beranilah dan bertumbuhlah menjadi bijaksana Posted: 22 May 2011 06:31 PM PDT "Mulailah, beranilah dan bertumbuhlah menjadi bijaksana." - Horace - Jika anda pemalu, ragu-ragu, atau pasif, anda berisiko memiliki kehidupan yang dipenuhi dengan rutinitas dan sasaran-sasaran yang tidak tercapai. Kemajuan-kemajuan yang kita lihat saat ini dilakukan oleh orang-orang yang berani – ilmuwan, politikus, artis, dan orang-orang lain yang tidak menunggu datangnya peluang; mereka menciptakan peluang. Jadi jika anda ingin menjadi seseorang yang pemberani dan tidak dapat dihentikan, berikut ini merupakan beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk memulai momentum anda. 1. Berpura-Puralah Anda Adalah Seorang Pemberani. Jika anda bertukar tempat dengan seseorang yang sangat berani, apa yang akan mereka lakukan jika mereka ada di posisi anda? Jika anda mengenal seseorang yang berani, bayangkan bagaimana mereka akan bertindak. Jika anda tidak mengenal orang seperti itu, pikirkan seorang karakter yang berani dari film atau buku. Habiskan waktu satu jam setiap hari selama seminggu untuk berpura-pura menjadi mereka. Saat anda melakukannya, pergilah ke suatu tempat dimana orang-orang tidak mengenal anda dan tidak akan terkejut melihat tindakan anda yang mungkin lain dari biasanya. Cobalah lakukan dan lihat apa yang terjadi – anda mungkin menemukan hal-hal luar biasa ketika anda berani, dan anda mungkin akan merasa yakin untuk menerapkan sikap ini pada kehidupan anda sehari-hari. 2. Ambil Inisiatif. Ketika anda merasa ragu – khususnya dalam berinteraksi dengan orang lain – simpan ego anda dan ambil langkah pertama. Tanyakan pada rekan kerja anda apakah mereka mau pergi ke cafe untuk minum-minum sehabis bekerja. Katakan kepada orang yang anda sukai bahwa anda memiliki 2 tiket konser dan anda ingin orang tersebut ikut dengan anda. Berikan sahabat karib anda pelukan dan minta maaf atas kesalahan yang pernah anda buat sebelumnya. Tersenyumlah dan berkediplah pada kasir yang berpenampilan menarik. 3. Lakukan Sesuatu Diluar Dugaan. Apa yang bisa anda lakukan yang kira-kira akan mengejutkan orang-orang yang mengenal anda? Memakai sepatu hak tinggi? Bungie jumping? Mengikuti kelas dansa? Orang-orang pemberani tidak takut mencoba melakukan sesuatu yang baru, dan salah satu alasan mereka sangat menarik untuk berada di sekeliling anda adalah karena mereka terus membuat anda menerka-nerka. Anda bisa memulai dari sesuatu yang kecil, mungkin mengenakan pakaian dengan warna atau gaya yang tidak biasanya anda pakai, atau mengunjungi tempat yang biasanya tidak anda kunjungi. Pada akhirnya, anda akan mencapai suatu titik dimana anda memiliki ide yang membuat orang lain ternganga saat anda mengutarakannya ("Apakah anda serius? Arung Jeram?" atau "Anda pasti bercanda. Anda ingin membeli ruko di jalan tersebut?"). 4. Mintalah Apa Yang Anda Inginkan. Daripada menunggu untuk dikenali orang karena usaha anda, atau mengharapkan seseorang untuk mempertimbangkan kebutuhan anda, majulah dan mintalah. Beberapa orang merasa bahwa meminta sesuatu adalah perbuatan yang serakah, egois, dan kasar – dan itu betul, jika anda meminta sesuatu yang bukan menjadi hak anda. Namun jika seseorang menahan sesuatu yang menjadi hak anda, merekalah yang serakah, egois, dan kasar. Lagipula, hal terburuk apa yang mungkin terjadi? Mereka berkata tidak. 5. Mengambil Risiko. Ada perbedaan antara ceroboh dan mengambil risiko. Orang-orang ceroboh tidak mengambil risiko.. mereka tidak memikirkan risiko yang ada. Di sisi lain, seorang pemberani sangat memahami risiko yang ada, dan telah memutuskan untuk tetap pada keputusan yang mereka ambil, siap dan bersedia menerima konsekuensi jika kenyataan berbeda dengan yang mereka harapkan. Pikirkan seorang atlet yang mengambil risiko setiap harinya. Apakah mereka ceroboh? Tidak. Mereka mengambil risiko yang terukur. Anda mungkin melakukan kesalahan; kita semua melakukan kesalahan. Namun tidak melakukan apa-apa juga merupakan kesalahan, sesuatu yang bisa membawa anda pada kekosongan dan penyesalan. Bagi sebagian orang, mengambil risiko dan mengalami kegagalan merupakan sebuah pengalaman yang sangat berharga daripada tidak melakukan apapun. Sebaliknya, jangan mencampuradukkan berani dengan agresif. Agresif seringkali memaksakan pendapat atau tindakan anda pada orang lain. Keberanian tidak ada hubungannya dengan orang-orang di sekitar anda; keberanian adalah mengatasi rasa takut anda dan mengambil tindakan. Ingatlah, meskipun anda akan merasa sangat bersemangat dalam melakukan sesuatu yang baru, risiko kegagalan tetap ada karena kurangnya pengalaman anda. Sikapi kegagalan anda; kegagalan bukanlah kebalikan dari kesuksesan, kegagalan merupakan komponen penting dari kesuksesan. Kebalikan dari sukses adalah berdiam diri. 6. Temukan Kembali Diri Anda. Intinya, keberanian berasal dari dalam diri anda, dari apa yang anda percayai. Keberanian bukan tentang apa yang anda lakukan, melainkan siapa diri anda. Jika anda tidak mengenal diri anda, anda tidak pernah menjadi pemberani. Mulailah menghargai keunikan anda. Temukan hal-hal yang membuat anda berbeda dan tunjukkan pada orang-orang di sekeliling anda. Curahkan perhatian dan sayangi diri anda sendiri karena tidak penting apa yang orang lain katakan. Itulah inti dari keberanian. |
| You are subscribed to email updates from All in here To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
